Dessert Ala Jepang Yang Disebut Sebagai "Kue Tetesan Air" | CoolJapan


Bukan Jepang namanya jika tak memiliki beragam ide unik yang selalu menyita perhatian. Termasuk dalam hal mengkreasikan aneka kuliner lezat. Salah satu hidangan Jepang yang populer berkat keunikannya adalah Raindrop Cake. Dari namanya saja, tentu kamu sudah terbayang betapa uniknya dessert yang satu ini, ya Clozetters

Raindrop cake atau mizu shingen mochi adalah cemilan yang berasal dari Jepang dan memiliki bentuk seperti tetesan air hujan. Jika dilihat secara keseluruhan, Raindrop cake menyerupai sejenis mochi, kudapan khas Jepang yang memiliki tekstur kenyal. Camilan unik yang satu ini pertama kali diciptakan pada tahun 2013 oleh sebuah toko bernama Kinseiken yang sudah terkenal akan mochi buatannya.





Berbeda dengan mochi yang biasa kamu temui, raindrop cake tidak memiliki rasa yang kuat, hanya sedikit rasa manis yang meleleh di dalam mulut. Masyarakat Jepang biasa menikmati raindrop cake secara langsung, atau ditemani dengan aneka topping, seperti sirup gula (kuromitsu) dan bubuk kinako




Melansir dari Jpninfo, Raindrop cake terbuat dari air yang bersumber dari aliran bawah air dari Gunung Kaikoma di Southern Japanese Alps yang memiliki rasa manis alami. Air kemudian dipadatkan hingga teksturnya dan bentuknya sempurna. Setelah mochi dikeluarkan dari wadah, dessert ini hanya bisa bertahan selama 30 menit pada suhu ruangan, setelah itu larut dalam genangan air. Oleh karena itu, dessert yang satu ini memang direkomendasikan untuk disantap secara langsung atau dine in, bukan take away. 

Untuk menikmati Raindrop Cake yang otentik, kamu bisa langsung mencicipi di Toko Kinseiken yang terletak di daerah Daigahara dan Nirasaki. Selain itu, kini berbagai kafe di Indonesia juga mulai menyajikan Raindrop dengan kreasi yang tak kalah menarik, lho. Bagaimana Clozetters, kamu tertarik mencobanya?

READ MORE ON THIS TOPIC