Mengintip Karya Ikonik Nan Inovatif Dari Desainer Mode Issey Miyake | CoolJapan


“Design is not for philosophy it’sfor life. The purpose – where I start – is the idea of use. It is notrecycling, it’s reuse.”

Berikut salah satu kalimat populerdari seorang desainer yang tak henti meluncurkan inovasinya di dunia mode, IsseyMiyake. Setelah lulus dari Fakultas Desain Grafis di Universitas Tama ArtTokyo, ia menghabiskan 6 tahun di Paris dan New York sebelum kembali ke Tokyountuk membangun lini fesyennya Miyake Design Studio. Menyatukan teknologidengan bahan yang berkualitas, Issey Miyake mempopulerkan desain plisket(pleats) pada tahun 1980an, yang masih apik untuk digunakan hingga saat ini.Tak hanya plisket, desainer kelahiran Hiroshima 82 tahun lalu ini juga dikenalberkat beberapa karya ikonik lainnya. Penasaran apa saja terobosan Issey Miyakedi industri mode? Yuk, simak selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.



Bao Bao Bag



Tas unik berbahan pvc dengandesain geometris ini pasti pernah kamu lihat. Meskipun terkesan sederhana danringan, tas dari lini Bao Bao karya Issey Miyake ini kuat menahan beban beratdan sangat fungsional. Sempat menjadi “It Bag” tahun 2012 lalu, tas yang mengingatkankita akan seni origami Jepang ini selalu diburu oleh para pecinta desain diberbagai kota besar, termasuk Jakarta.



L’eau d’Issey



Memiliki arti “air Issey”, parfum ini merupakan persembahan Issey Miyake untuk alam, khususnya air, yang mencerminkan kemurnian dan menjadi hal yang paling esensial dalam kehidupan. L’eau d’Issey menjadi favorit bagi banyak orang berkat aromanya yang khas dengan kandungan bunga seroja, freesia, dan melon. Jika kamu pecinta parfum dengan aroma segar, unik, dan terkesan berbeda dari yang lain, L’eau d’Issey bisa menjadi pilihanmu, Clozetters.



Pleats Please



Menggunakan bahan polyester jersey yang ringan, koleksi dari lini Pleats Please dipotong terlebih dahulu sebelum dibentuk plisket. Issey Miyake memiliki hak paten sebagai penemu teknik ini pada tahun 1993.

 

READ MORE ON THIS TOPIC