Jepang terkenal dengan beragam kuil yang dapat dikunjungi sebagai destinasi wisata. Jika biasanya beberapa kuil memiliki warna emas, Jepang memiliki Ginkaku-ji yang disebut-sebut sebagai “Kuil Perak”. Apakah Clozetters sudah ada yang pernah mendengar Kuil Perak ini? Atau bahkan sudah pernah mengunjunginya?
Pasalnya “Kuil Perak” yang dibangun oleh seorang shogun, Ashikaga Yoshimasa ini tidak benar-benar berwarna perak melainkan hitam dan putih.

Pada awalnya Ginkaku-ji didirikan sebagai villa yang menjadi tempat tinggal Yoshimasa sejak tahun 1484 hingga 1490. Kemudian, Ginkaku-ji berubah menjadi kuil yang menjadi contoh sempurna dari keindahan wabi-sabi. Mulanya Yoshimasa hendak mewarnai kuil berwarna perak namum terkendala dengan Perang Onin, sehingga impiannya tidak terwujud. Banyak orang Jepang yang mengatakan, Ginkaku-ji disebut sebagai “Kuil Perak” merupakan gambaran dari pantulan bulan ke kayu pavilion.

Kuil yang memiliki beberapa lantai ini berisikan tempat tinggal, ruang altar Buddha, aula, 4 ruang tatami, dan taman batu. Dirancang oleh ahli kebun Soami, tedapat batu kerucut besar yang disebut juga sebagai tempat pemandangan bulan yang dikelilingi pasir putih sehingga terlihat begitu cantik. Kamu dapat mengunjungi dan menikmati Ginkaku-ji dengan membayar mulai dari 300 – 500 yen.